Simak Ulasan Lengkap Larangan Bermain Judi dalam Islam

PKV Games – Dalam Islam judi memiliki pengertian tersendiri. Yang mana diartikan sebagai suatu transaksi yang dilakukan oleh dua orang atau lebih pada barang atau jasa yang dimiliki oleh orang tersebut. Hal ini tentunya dapat memberikan keuntungan pada salah satu orang yang tergabung didalamnya. Sebaliknya, dapat menimbulkan kerugian bagi pihak lainnya yang mempunyai kaitan transaksi diantara mereka yang dilakukan pada aksi atau peristiwa tertentu.

Begitupun yang terkandung dalam surat Al Maidah, dimana di dalamnya telah dijelaskan bahwa orang yang melakukan perjudian dapat tergolong sebagai orang yang berbuat keji dan hal tersebut masuk pada perbuatan syaiton. Untuk itu bagi kalian yang hendak melakukan perjudian tersebut bisa langsung menjauhinya sebelum terjerumus lebih dalam pada permainan tersebut dan merasakan kerugian dalam jumlah yang besar. Selain itu, dikhawatirkan akan menimbulkan hal yang dapat mencerai beraikan persaudaraan. Karena seringkali pada saat berlangsungnya permainan judi tersebut orang yang terlibat di dalam permainan akan saling bermusuhan satu sama lain.

Larangan bermain judi dalam Islam juga memiliki jenis jenisnya pkv games yang mana semua jenis tersebut perlu untuk kalian hindari. Karena selain akan berdosa bagi kalian di akhirat, juga akan mengalami kerugian yang besar di dunia dan menimbulkan seseorang kehilangan harta bendanya. Untuk itu janganlah sekali kali kalian masuk atau terjerumus lebih dalam pada permainan judi tersebut. Karena kalian juga bisa mengalami kecanduan pada saat bermain dan dapat menjauhkan diri kalian dalam hal kebaikan termasuk ibadah.

Yang pertama, dalam Islam sendiri dikenal dengan istilah Al Mukhtarah. Jenis pada permainan judi yang satu ini memiliki bentuk yang didalamnya juga melibatkan dua pihak atau bisa juga lebih. Dalam permainan ini mereka yang melangsungkannya akan rela mempertaruhkan harta benda yang dimiliki termasuk juga anak istri dari mereka. Dan ketentuannya yang menang akan mengambil harta serta anak dan istri dari yang kalah. Sehingga mereka yang menang dalam perjudian tersebut bebas melakukan apa saja pada anak dan istri dari yang kalah karena sudah secara otomatis menjadi milik yang menang sesuai dengan kesepakatan yang telah mereka buat.

Selanjutnya jenis permainan judi dalam istilah Islam ada yang disebut dengan Al Taji’ah. Jenis permainan judi yang satu ini merupakan permainaan yangdapat dikatakan sebagai larangan bermain judi dalam Islam. Jenis permainan judi yang satu ini memiliki sistem bermain yang mana setiap peserta dalam permainan tersebut akan diundi. Nantinya, peserta dapat memperoleh potongan daging yang telah disesuaikan dengan angka yang telah diperoleh oleh mereka. Peserta yang kalah dalam permainan tersebut harus membayar sesuai dengan harga dari unta.

Orang yang menang akan saling membanggakan diri mereka sendiri yang mana akan berakhir dengan menimbulkan berbagai perselisihan dan seringkali banyak yang mengalami permusuhan diantara mereka. Dalam Islam sendiri seperti yang kita ketahui bahwa permusuhan merupakan hal yang dilarang apalagi sampai terjadinya peperangan. Karena seperti yang telah kita ketahui bahwa Islam sangat mengajarkan perdamaian dan barang siapa yang bermusuhan tentunya akan dijauhkan dari hal hal baik. Ini juga akan membuat mereka jauh dalam kedamaian dan rezeki berlimpah. Untuk itu, kalian tidak boleh berselisih antar satu sama lain karena akan merugikan diri kalian pada saat di dunia yang tidak akan tenang dan di akhirat yang akan mendapat siksa.

Permainan judi yang telah disebutkan diatas tentunya memiliki alasan mengapa diharamkan dalam Islam. Hal tersebut telah dijelaskan dalam surat Al Maidah yang mana menyebutkan bahwa permainan judi merupakan perbuatan syaiton yang akan menimbulkan berbagai perselisihan diantara satu sama lain. Selain itu juga larangan bermain judi dalam Islam ini memiliki alasan yang mana dapat menimbulkan kebencian dan menjadikan mereka jauh dari hal hal baik yang seharusnya mereka kerjakan yang bernilai ibadah.

Melihat hal tersebut tentunya perlu untuk kalian waspadai karena dapat menjadikan diri kalian memiliki dosa yang amat besar dan berdampak buruk pada kehidupan kalian sendiri sehingga perlu untuk dijauhi. Namun seringkali beberapa dari orang yang ada memilih untuk melakukan hal tersebut. Ini karena dinilai mampu memberikan keuntungan yang berlimpah. Mereka juga berpikir bisa mendapatkan mata pencaharian dengan proses yang cepat dan mudah dan hanya mengandalkan kesenangan saja. Tapi bagi yang kalah tentunya akan merasa sebaliknya dari yang menang. Walupun tidak akan menimbulkan efek jera pada saat mengalami kekalahan tersebut sampai dengan habisnya harta benda yang dimiliki.

Larangan bermain judi dalam Islam juga disebabkan bahwa permainan judi ini mampu memberikan atau menjanjikan para pemainnya dapat memperoleh keuntungan dengan cara yang bisa kita bilang sebagai hal yang tidak wajar yang sesuai dengan ajaran Islam sendiri. Karena hal ini dinilai dapat membuat mereka yang memainkannya menjadi manusia pemalas yang tidak bisa bekerja keras. Akal yang digunakan pun sangat jauh dari kata wajar. Sehingga tidaklah heran bahwa tiap pemain pastinya akan merasa diuntungkan walau faktanya dirugikan. Karena cara berpikir yang mereka gunakan sangatlah pendek dan hanya mengandalkan kepuasan pribadi.

Melihat berbagai penjelasan diatas mengenai larangan bermain judi dalam Islam merupakan hal yang perlu disoroti dengan seksama. Karena tentunya masih banyak sekali orang yang terjebak dalam permainan judi tersebut walaupun sudah diharamkan oleh agama dan dilarang oleh negara. Tapi beberapa orang kerap kali bersembunyi dalam melangsungkan permainan tersebut demi meraih keuntungan yang diharapkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *